LIFE MAPPING
Indonesia Emas 2045
Jumat, 18 November 2016
INDONESIA EMAS 2045
Indonesia
adalah negara pejuang. Karena Indonesia tidak meraih kemerdekaannya secara
mudah dan tidak meraihnya dalam waktu yang singkat. 300 tahun lamanya Indonesia
telah dijajah oleh beberapa negara seperti Belanda, Jepang, Portugis, Spanyol
dan Inggris namun negara Belanda dan Jepanglah yang mendominasi penjajahan
terhadap negara Indonesia. Tujuan para penjajah awalnya hanya untuk menguasai
rempah-rempah yang melimpah di negara Indonesia, namun karena melihat situasi
masyarakat negara Indonesia yang masih terbelakang dan banyak yang belum
terpelajar, sehingga timbul niat untuk menjajah dan menguasai negara Indonesia
agar bisa mendapatkan sumber daya alam yang melimpah yang ada di Indonesia.
Selain itu, penjajah juga mendapat banyak budak yang dibayar dengan upah sangat
murah bahkan hingga tidak diberi upah dengan cara kerja paksa romusha (Untuk
negara Jepang) dan kerja rodi (untuk negara Belanda).
3,5
abad atau 350 Tahun selama penjajahan Belanda tentunya tak lepas dari
peran serta monopoli perdagangan yang dilakukan VOC. dimana masuknya penjajah
asing ke Indonesia sampai berdirinya Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC)
atau persekutuan dagang Belanda yg dikenal oleh masyarakat Indonesia yang
merupakan kompeni (diambil dari kata Compagnie). Menurut sebagian ahli sejarah
peristiwa Asia Tenggara , rempah-rempah
adalah dikarenakan masuknya penjajah asing ke Indonesia, seandainya
Indonesia tak mempunyai keberlimpahan sumber alam ini, kiranya sejarahnya sejak
abad ke-16 membawa arah yg lain & tak demikian ditandai oleh ketegangan
bersama kaum pendatang berkulit putih dari seberang lautan. Dalam kurun waktu penjajahan belanda
dimulai dari era saat itu yang aman pihak Belanda cukup kuat untuk mencegah
nasionalisme Indonesia dengan cara menangkap para pemimpinnya dan menekan
organisasi-organisasi nasionalis namun mereka tidak pernah bisa menghapuskan
sentimen nasionalisme. Orang-orang Indonesia, di sisi lain, tidak memiliki
kekuatan untuk bersaing dengan para pemimpin kolonialis dan karenanya
membutuhkan bantuan-bantan dari luar untuk menghancurkan sistem kolonial.
Fokus
pada eksploitasi para kompeni itu terlihat rakusnya. Mereka mengangkut apa saja
kekayaan sumber alam Indonesia yg mampu diangkut ke dalam kapalnya. Sampai
hasilnya, mereka serta pulang bersama mengambil harta karun yg berlimpah.
Kesuksesan kapal dagang perdana itu menciptakan para penyandang dana di
Amsterdam & wilayah-wilayah lain di negara Belanda tertarik membiayai
perjalanan kapal dagang berikutnya. Sampai hasilnya, jumlah kapal dagang Belanda
yg kembali ke Indonesia makin tidak sedikit.
Mengulas
sejarah awal kemerdekaan atau proklamasi bangsa indonesia dimulai dari
penjajahan bangsa jepang. Awal terjadinya penjajahan oleh Jepang di Indonesia
dimulai pada saat Jepang melakukan penaklukan Asia Tenggara di tahun 1941 dan
faksi dari Sumatra menerima bantuan pihak Jepang untuk menjalankan rencana
revolusi mereka terhadap pemerintahan Belanda. Satu tahun setelahnya, pihak
Jepang akhirnya berhasil menghabisi seluruh pasukan Belanda yang ada di Indonesia.
Apa yang dilakukan oleh prajurit Jepang kepada rakyat berbeda-beda tergantung
tempat tinggal dan status sosial mereka. Bagi mereka yang tinggal di daerah
yang dianggap strategis dalam perang, siksaan, perbudakan, hukuman mati, dan
kejahatan perang lainnya merupakan hal biasa. Yang paling sering menjadi target
penganiayaan ini rata-rata adalah orang Belanda dan campuran Indonesia-Belanda.
Pada tanggal 6 Agustus 1945, pasukan perang Amerika Serikat menjatuhkan 2 bom
atom di Hiroshima dan Nagasaki. Hal ini membuat Jepang kemudian menyerah kepada
sekutu. Momen ini kemudian dimanfaatkan oleh rakyat Indonesia untuk
memproklamasikan kemerdekaannya. Perjuangan terakhir rakyat untuk merdeka ini
akhirnya menjadi bagian penutup sejarah penjajahan Jepang di Indonesia. hal ini
menjadi salah satu jejak cerita sejarah penjajahan jepang sampai proklamasi dan
kekuatan bangsa indonesia.
Indonesia
Emas 2045 sudah banyak orang yang mendengar entah lewat media sosial maupun
cetak. Visi ini sudah digadang-gadangkan menjadi puncak dan titik balik semua
cita-cita bangsa Indonesia. Merujuk pada tahun 2045 yang mana tepat bangsa
Indonesia berusia satu abad. Dimana seratus tahun juga menunjukan usia sudah
tidak muda lagi bagi sebuah bangsa. Bangsa di dunia yang telah mencapai seratus
tahun atau lebih kemerdekaannya kebanyakan merupakan bangsa adidaya, seperti
Amerika. Pada tahun 2016, Indonesia
memasuki usia 71 tahun dan masih menjadi negara ketiga, sisa 29 tahun lagi
untuk bisa mewujudkan Visi Indonesia Emas ini.
Sebelum
jauh melangkah pada masa depan bangsa, bangsa yang besar adalah bangsa yang
menghargai jasa para pahlawannya dan seperti dalam pidato Bung Karno yang
menyebutkan “JASMERAH” atau jangan sekali-kali melupakan sejarah. Bangsa
Indonesia juga dapat merdeka karena jasa-jasa pahlawan dan para pemuda
revolusioner yang dengan gagah berani menentang penjajah. Generasi tua maupun
muda serentak mengatakan tidak pada penjajahan dan berseru menuju kemerdekaan.
Mereka memiliki satu visi dan cita demi Indonesia merdeka. Bahkan terdapat
semboyan merdeka atau mati yang menggambarkan bahwa lebih baik mati daripada
masih hidup dijajah. Pemuda pada masa memperjuangkan kemerdekaan yang dibawa
adalah senjata, yang dilihat adalah darah dan mayat, yang didengar adalah
rintihan dan orasi-orasi radio. Jika direfleksikan pada pemuda abad 21 kini
jelaslah sangat berbeda dan perjuangan kini bukan untuk merebut kemerdekaan
lagi, namun lebih kepada mempertahankan kemerdekaan dengan musuh-musuh bangsa
sendiri. Masalah bangsa kini yang terbanyak adalah masalah perbedaan dan
toleransi, kita seakan merakan keBhinekaan tapi banyak pihak yang justru
berbuat seenaknya yang mengatas namakan perbedaan. Bahkan masalah perbedaan
supporter klub bola saja ada pihak-pihak yang memprovokator hingga terjadi
kerusuhan. Apa sebaiknya tidak bersatu semua demi kemajuan bangsa Indonesia ?.
Salah satu pihak yang bertanggung jawab untuk Indonesia Emas di masa depan adalah pemuda.
Tanggung
jawab seorang pemuda kini untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia tidaklah
mudah banyak “godaan” yang melenturkan semangat nasionalisme dan patriotisme
pemuda kini. Perubahan zaman yang dibarengi dengan semakin canggih teknologi
tentunya bukan merupakan faktor tunggal perbedaan pemuda dulu dan sekarang. Faktor yang lebih penting adalah
dalam diri pemuda itu sendiri yang mana tidak bisa memfilter arus globalisasi
dan semuanya dilahap yang berakibat sering kali melalaikan masalah negeri ini.
Alat untuk menyaring faktor perusak itu adalah dengan “REVOLUSI MORAL”. Moral
dalam KBBI adalah (ajaran tentang) baik buruk yang diterima umum mengenai
perbuatan, sikap, kewajiban, dan sebagainya. Sebab moral adalah bawaan yang
tidak bisa diperoleh secara instan, maka perlu adanya perubahan meskipun dari
hal sederhana hingga masalah yang kompleks. Revolusi atau perubahan moral juga
dapat ditanamkan dimana saja ,kapan saja, dan dengan cara apa saja. Moral yang
kini darurat dan harus segera dirubah adalah KEJUJURAN. Perilaku jujur adalah
perilaku patriotis dan akan mendasari segala tingkah laku dan ucapan yang
nantinya akan mencetak generasi muda pembaharu yang jujur dalam keadaan apapun.
Perubahan
Moral pada pemuda juga harus dibarengi dengan semangat juang dalam hidupnya.
Dalam hidup tidak semudah yang dibayangkan, jika menginginkan sesuatu harus dengan
berjuang dan bekerja keras. Penggunaan teknologi yang semakin canggih juga
dapat membuat mudah berbagai urusan dan merupakan peluang emas untuk membawa peran pemuda untuk memajukan bangsa.
Penulis yakin bahwa Visi Indonesia Emas 2045 yang terdapat cita-cita bangsa dan
telah dirumuskan oleh pendahulu kita dengan peran pemuda kini. Revolusi Moral
bagi para pemuda untuk membuat generasi baru bukan generasi penerus. INDONESIA
BISA, BANGKIT PEMUDA, BERANI JUJUR, MERDEKA.
Langganan:
Postingan (Atom)
